Detail Proyek Penelitian

Data BPPT menunjukkan, komsumsi listrik Indonesia adalah 798kWh/kapita. Masih jauh dibandingkan Thailand (2.471kWh/kapita), Malaysia (4.512kWh/kapita), Singapore(8.840kWh/kapita), dan Brunei Darussalam (9.704 kWh/capita).  Tantangan besar dalam penyebaran infrastruktur listrik di Indonesia adalah factor geografis. Bentuk negara kepulauan yang terdiri dari 17.504 pulau membuat banyak pulau-pulau terluar belum memiliki akses listrik dan konsumsi listrik terpusat di Pulau Jawa.

Algae Park Nogotirto

Center for Development of Sustainable Region (CDSR) adalah pusat penelitian kolaborasi (CCR) USAID SHERA yang fokus akan penelitian energi, lingkungan, dan maritime. Dipimpin oleh Universitas Gadjah Mada, CDSR mengembangkan microalgae sebagai sumber energi terbarukan dan bangunan ramah energi.

Menariknya, spesies microalgae yang dikembangan oleh CDSR menjadi sumber biodiesel. Separuh massa microalgae ini bisa dirubah menjadi minyak. Dan sisanya? CDSR menyulapnya menjadi berbagai produk diversifikasi yang bisa digunakan sehari-hari seperti sabun dan suplemen.

Diversifikasi produk mikro alga

Selain microalgae, CDSR juga mengembangkan bangunan ramah energi yang hamper tidak memerlukan energi atau disebut sebagai Building Integrated Photovoltaics (BIPV). Bangunan ini akan dikembangkan di Yogyakarta, Bandung, Bogor, dan Bangka. CDSR beranggotakan Universitas Indonesia, Institut Teknologi Bandung, Institut Pertanian Bogor, Universitas Bangka Belitung, & Universitas Colorado, Boulder

Kategori: Lingkungan, Energi, & Ilmu Kemaritiman